
Melihat kasus DBSK vs SM, aq seperti menonton ulang sebuah film tentang tragedi kelompok sirkus di Timur Tengah beberapa tahun silam. Kelompok sirkus tersebut begitu fenomenal dan terkenal. Banyak orang datang berbondong – bondong demi menyaksikan pertunjukan akrobatik yang memukau. Suatu ketika, salah seorang pawang mengeluarkan pertunjukkan seekor macan yang telah dilatih menuruti perintahnya agar bisa melompat kesana kemari menyebrangi lingkaran api. Dengan cemeti di tangannya, sang pawang menyuruh macan itu duduk diatas balok tepat disamping dirinya. Seluruh penonton terkesima melihat bagaimana hebatnya pawang tersebut menjinakkan macan seberat 100 Kg tersebut. Tetapi decak kagum mereka berubah menjadi jerit histeris ketika tiba – tiba saja macan yang telah jinak dididik sejak kecil tersebut mengaum marah dan berbalik menerkam sang pawang. Sang pawang selamat, meski harus mendapat puluhan jahitan di tangan kanannya, namun masalah ini bermuara di pengadilan karena sang pinpinan sirkus dianggap bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Sirkus miliknya disegel dan ditutup oleh pihak berwajib, dan sang macan sendiri diserahkan pada pihak kebun binatang.

